Pages

Blogger Templates
Subscribe:
iBlogger.web.id Aksesoris Blog by Moch. Iqbal Chahyadi
iBlogger.web.id Aksesoris Blog Moody Blogger by Moch. Iqbal Chahyadi

JAM

Minggu, 18 November 2012

Kisah Nyata Korban Pemerkosaan Angkot di Jakarta

Posted by Armhando Togatorov On 0 komentar
Cerita tentang Kasus Pemerkosaan di angkot terus berlanjut. kali ini terjadi di Jakarta, dan untungnya korbannya berhasil selamat.
Kisah sedih Pemerkosaan di angkot ini diceritakan oleh kakak dari korban di forum kaskus. Silakan disimak kronologis tragedi supir angkot pemerkosa berikut:

Minggu, 22 januari 2012 Pukul 20:50

Adik ane habis mengambil pesanan kue dari daerah pasar minggu berencana pulang ke daerah cawang otista, dia naik Angkot M-16 juruan pasar minggu - kp.melayu dimana di dalam angkot tersebut terdapat 1 supir di depan , 3 ibu - ibu di belakang dan 1 bapak di belakang.

Sebelum pertigaan kalibata, 3 ibu-ibu itu turun dari angkot sehingga tinggal adik ane dan 1 bapak itu. Setelah pertigaan kalibata angkot M-16 harusnya belok kanan ke arah Kalibata City tapi kali ini dia lurus, adik ane langsung protes ko lurus bang ?? kata abang nya bensin nya mau habis jadi harus isi bensin segera di depan.... adik ane dah mulai curiga dan waspada, ketika isi bensin petugas SPBU juga bertanya ko M-16 masuk jalur sini?, si supir angkot menjawab iya mau sekalian pulang.


Selepas isi bensin di SPBU , SUpir angkot bertanya kepada adik ane rumah nya dimana? adik ane jawab cawang otista, lalu abangnya bilang Oh lebih baik dari Pancoran belok ke Kanan dari pada muter lagi ke Kalibata, adik ane bilang puter lagi aja bang gpp, tetapi si angkot terus meluncur ke arah pancoran dengan alasan nanggung.


Ketika di perempatan pancoran , ternyata angkot M-16 ini tidak belok ke kanan ke arah Cawang!!!:capedes , tetapi lurus ke arah Manngarai!!!!, saat itu adik ane langsung minta turun segera, tetapi sesuai dengan kecurigaan yang ada angkot malah melesat cepat, dan bapak yang belakang langsung menutup pintu angkot!!!!!.


Adik ane yang panik segera mengeluarkan HP nya untuk menelepon meminta pertolongan tetapi bapak yang di belakang dengan sigap memegang tangan adik ane sampai BB nya jatuh . Saat ini puncak kepanikan dimana adik ane langsung teriak2 dan berontak gedor2 kaca angkot... beruntung sekali beberapa kendaraan bermotor di belakang melihat kejadian ini dan langsung mengejar angkot tersebut, pada awal nya angkot tidak mau berhenti walaupun pengemudi motor tersebut melempar batu ke bagian belakang angkot. Karena mungkin rasa solidaritas akhir nya banyak motor yang mengejar angkot ini dan berhasil membuatnya berhenti.....


Para pengemudi motor mulai melakukan introgasi kepada supir angkot, sementara adik ane dikeluarkan dari angkot dengan kondisi sangat shock, lemas dan blank (tdk bisa berpikir apa apa), yang ada dalam pikiran adik ane adalah hanya ingin pulang sehingga salah 1 pengendara motor mengantar adik ane pulang sampai dekat polsek jatinegara - cawang. Karena masih shock adik ane ga sempat minta no hp pengantar dan tidak tahu sampe sekarang kelanjutan si angot 


Malam itu juga keluarga kami dan sebagian warga melapor ke Polsek Jatinegara - Cawang karena dekat dengan rumah dan didepan nya merupakan jalur rutin si angkot M-16, tetapi eh tetapi kata si petugas Polsek jatinegara laporan tidak bisa di proses karena beda sektor dengan TKP ( jadi harus ke polisi area Pancoran sana. sedihnya kalau sistem gak online, dibantu saja tidak 


Malam itu lanjut ke Polsek Tebet karena area TKP, tapi kata petugas Polsek nya belum 1 x 24 jam mas belum bisa di laporkan.dan tidak ada laporan angkot yang di tangkap yang artinya angkot itu bebas sepertinya, akhirnya malam itu pulang dengan tangan hampa


Besok pagi nya keluarga kami kembali ke Polsek tebet, tetapi tetap tidak bisa diproses karena tidak ada unit khusus penanganan kasus wanita sehingga disarankan lapor ke Polres Jakarta Selatan ( bilang dong dr semalam :cd: ), lalu tanpa bantuan Polsek Jatinegara dan Polsek Tebet, keluarga kami ke Polres Jakarta Selatan. Sesampainya di Polres Jak Sel di terima satuan kriminal yang menyangkut perempuan, oh ya di sana juga ketemu dengan si Mahasiswi korban pemerkosaan 5 orang dari angkot juga , kasian sekali. Di Polres Jak Sel Ibu Polwan mulai wawancara, isinya kurang lebih :


Polwan : Apakah anda sampai tercabuli ?

Adik Ane : Alhamdulillah ga sampai tercabuli
Polwan : Apakah anda sampai terluka atau hilang harta benda ?
Adik Ane : Alhamdulillah gak sampai terluka
Polwan : Jadi Laporan saya ini masuk ke pasal mana? ( sambil tanya teman2 nya)
Adik Ane : ( dalam hati ) Mana gue taaauuuuuuuuuu :, masa gue laporan kalau gue dah diperkosa dulu !!!!!

Saat itu ada salah satu atasan mereka (kayaknya) masuk ruangan dan menanyakan ada kasus apa?, setelah diceritakan dengan sigap si atasan itu memerintahkan beberapa staff nya yang sedang "Santai" untuk segera ke TKP menelusuri informasi. Si Staff pun segera mempersiapkan diri dan mengajak adik ane yg cowok ( yang antar adik ane ke polres ) untuk ikut sambil berkata sambil agak ketus : Ayo mas harus ikut dengan saya ke TKP ntar kalau saya salah salah bisa di marah2 in atasan saya neh :cd:


Staff kepolisian dan keluarga ane ke beberapa TKP untuk menelusuri kejadian dan informasi dimulai dengan SPBU dan Alhamdulillah menurut informasi petugas SPBU dia mencatat NOPOL M-16 tersebut yaitu B 1355 WV , sampai Thread ini dibuat kami masih sama sama menunggu kelanjutan penyelidikan kasus ini dengan harapan Si Oknum Pengemudi Angkot M-16 tertangkap sehingga tidak sampai terjadi korban selanjutnya.


Terima Kasih kepada Allah SWT yang telah melindungi kita semua dari Penjahat yang terkutuk......


Terima kasih kepada para pengendara motor yang telah peduli menolong adik ane ketika itu, karena menurut pihak polisi sangat jarang korban kriminal angkot yang bisa selamat, semoga Allah membalas semua amal anda, jika anda membaca thread ini silahkan PM ane, karena saya ingin bertemu untuk mengucapkan terima kasih secara langsung


Terima kasih kepada pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan kasus ini terlepas dari semua kelebihan dan kekurangan yang ada, Kepolisian adalah aparatur negara sebagai Alat Penegak Hukum yang mengayomi Masyarakat jika tidak kepada anda kepada siapa lagi kami melaporkan? bolehkah kami menerapkan hukum rimba?


Dimohon kepada siapapun yang ada di TKP yang membaca Thread ini untuk PM ke ane karena ane pengen tau apa yang terjadi dengan supir angkot tersebut.......


Dimohon kepada semua kaum wanita untuk sangat waspada dan tidak keluar di malam hari tanpa di dampingi oleh Mahrom nya / Tidak sendirian di jalan di malam hari.......


Semoga tidak ada kasus serupa lagi........aminn....


Update 25 01 2012

Sore agan semua, Sepertinya pihak kepolisian salah memberikan informasi NOPOL kepada para wartawan :capedes :cd:

No Tersangka menurut petugas SPBU adalah B 1355 WV


BTW Terima kasih banyak Kepada Kepolisian yang mem follow up kasus ini mudah2 an pelaku nya tertangkap

Senin, 24 September 2012

PENGANTAR PENDIDIKAN


ALIRAN-ALIRAN PENDIDIKAN
ALIRAN KLASIK
1. Aliran empirisme (aliran optimisme)
Aliran ini dimotori oleh John Locke. Aliran empirisme mengutamakan perkembangan manusia dari segi empirik yang secara eksternal dapat diamati dan mengabaikan pembawaan sebagai sisi internal manusia. Dengan kata lain pengalaman adalah sumber pengetahuan, sedangkan pembawaaan yang berupa bakat tidak diakui. Manusia dilahirkan dalam keadaan kosong, sehingga pendidikan memiliki peran penting yang dapat menentukan keberadaan anak. Aliran ini melihat keberhasilan seseorang hanya dari pengalaman (pendidikan) yang diperolehnya, bukan dari kemampuan dasar yang merupakan pembawaan lahir.
2. Aliran nativisme (aliran pesimistik)
Tokoh aliran ini adalah Arthur Schoupenhauer. Aliran nativisme menyatakan bahwa perkembangan seseorang merupakan produk dari pembawaan yang berupa bakat. Bakat yang merupakan pembawaan seseorang akan menentukan nasibnya. Aliran ini merupakan kebalikan dari aliran empirisme. Orang yang “berbakat tidak baik” akan tetap tidak baik, sehingga tidak perlu dididik untuk menjadi baik. Orang yang “berbakat baik” akan tetap baik dan tidak perlu dididik, karena ia tidak mungkin akan terjerumus menjadi tidak baik.
3. Aliran naturalisme
Aliran ini dipelopori oleh J.J. Rousseau. Aliran naturalisme menyatakan bahwa semua anak yang dilahirkan pada dasarnya dalam keadaan baik. Anak menjadi rusak atau tidak baik karena campur tangan manusia (masyarakat). Pendidikan hanya memiliki kewajiban untuk memberikan kesempatan kepada anak untuk tumbuh dengan sendirinya. Pendidikan hendaknya diserahkan kepada alam. Dalam mendidik seorang anak hendaknya dikembalikan kepada alam agar pembawaan yang baik tersebut tidak dirusak oleh pendidik.
4. Aliran konvergensi
Aliran ini dipelopori oleh William Stern. Aliran ini menyatakan bahwa bakat, pembawaan dan lingkungan atau pengalamanlah yang menentukan pembentukan pribadi seseorang. Pendidikan dijadikan sebagai penolong kepada anak untuk mengembangkan potensinya. Yang membatasi hasil pendidikan anak adalah pembawan dan lingkungannya. Aliran ini lebih realitis, sehingga banyak diikuti oleh pakar pendidikan.
GERAKAN-GERAKAN BARU DALAM PENDIDIKAN
1. Pembelajaran alam sekitar
Dalam pendidikan alam sekitar ditanamkan pemahaman, apresiasi, pemanfaatan lingkungan alami dan sumber-sumber pengetahuan di luar sekolah yang semuanya penting bagi perkembangan peserta didik sehingga peserta didik akan mendapatkan kecakapan dan kesanggupan baru dalam menghadapi dunia nyata. Melali penjelajahan alam yang dlakukan, maka peserta didik akan menghayati secara langsung tentang keadaan alam sekitar, belajar sambil mengerjakan sesuatu dengan serta merta memanfaatkan waktu senggangnya.
2. Pengajaran pusat perhatian (Centres D’interet)
Ditemukan oleh Ovide Decroly. Pengajaran disusun menurut pusat perhatian anak. Dari pusat perhatian ini kemudian diambil pelajaran-pelajaran lain. Dalam pengajaran ini anak selalu bekerja sendiri tanpa ditolong dan dilayani.
3. Sekolah kerja
Dikembangkan oleh George Kerschenteiner. Menurut dia, bentuk sekolah untuk menjadi warga negara yang baik yaitu mendidik anak agar pekerjaannya tidak merugikan masyarakat dan justru memajukannya. Oleh karena itu sekolah wajib menyiapkan peserta didik untuk suatu pekerjaan. Pekerjaan tersebut hendaknya juga untuk kepentingan negara. Jadi yang menjadi pusat tujuan pengajaran adalah kerja untuk menatap masa depan.
4. Pengajaran proyek
Dikembangkan oleh W.H. Kilpatrick. Ia menanamkan pengajaran proyek sebagai satu kesatuan tugas yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan dikerjakan bersama-sama dengan kawan-kawannya. Menurut Kilpatrick, dengan tetap duduk di bangku masing-masing, maka pembentukan watak para peserta didik tidak dapat terlaksana.
ALIRAN POKOK PENDIDIKAN DI INDONESIA
1. Taman Siswa
Taman Siswa didirikan pada tanggal 3 Juli 1922 oleh Ki Hadjar Dewantara.
Taman Siswa memiliki asas-asas sebagai berikut:
    - Asas merdeka untuk mengatur dirinya sendiri
- Asas kebudayaan (kebudayaan Indonesia)
- Asas kerakyatan
- Asas kekuatan sendiri (berdikari)
- Asas berhamba kepada anak
    Taman Siswa memiliki dasar-dasar pendidikan yang disebut Panca Dharma, yaitu:
- Kemanusiaan=> Cinta kasih terhada sesama manusia dan semua mahkluk ciptaan Tuhan.
- Kodrat hidup=> Untuk pemeliharaan dan kemajuan hidup sehingga manusia hidup selamat dan bahagia.
- Kebangsaan=> Tidak boleh menyombongkan bangsa sendiri, tidak boleh bertentangan dengan kepentingan umum.
- Kebudayaan=> Kebudayaan nasional harus tetap dipelihara.
- Kemerdekaan/kebebasan=> Apabila anak tidak diberikan kemerdekaan maka akan menghambat kemajuannya.
    Ki Hadjar Dewantara juga mengajarkan semboyan kepada pendidik yaitu:
    * Ing ngarsa sung tuladha=> Memberikan teladan kepada peserta didik ketika berada di depan.
    * Ing madya mangun karsa=> Membangun semangat kepada peserta didik ketika berada di tengah.
    * Tut wuri handayani=> Mengarahkan peserta didik agar tidak salah bertindak ketika berada di belakang.
2. INS (Indonesiche Nederlansce School)
Merupakan sekolah yang didirikan oleh Mohammad Syafei di Kayutanam (Padang Panjang, Sumbar). Sekolah ini mempunyai rencana pelajaran dan metode sendiri yang hampir mirip dengan Sekolah Kerjanya Kershensteiner. Syafei berpendapat bahwa dengan belajar sendiri watak peserta didik akan terbentuk dan di kemudian hari dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang merdeka, tidak hanya dengan jalan menghafal saja di sekolah.
Sumber: Munib, Achmad. 2009. Pengantar Ilmu Pendidikan. Semarang: Unnes Press

Minggu, 04 Maret 2012

soal UN dan Jawaban Ekonomi


1 . Jas hujan akan berguna pada waktu musim hujan
Contoh di atas sesuai dengan kegunaan ........
A . pelayanan
B . waktu
C . tempat
D . bentuk
E . hak milik
Kunci : B
Penyelesaian :
Kegunaan waktu adalah sesuatu benda akan berguna apabila waktunya tepat.
Seperti : jas hujan pada waktu hujan
2 . Jika jumlah barang yang dikonsumsi terus bertambah, mula-mula kepuasan meningkat dan
pada akhirnya menurun.
Pernyataan tersebut merupakan ........
A . nilai guna total
B . nilai guna sama
C . nilai guna marjinal
D . nilai guna berkurang
E . nilai guna barang
Kunci : C
Penyelesaian :
Nilai guna marjinal adalah nilai guna pada saat mana pemesannya sudah mencapai titik
maksimum dan apabila ditambah lagi, maka pemuasannya akan menurun.
3 . Peningkatan kegiatan produksi sandang dan pangan menjelang hari raya dan hari besar
keagamaan lainnya harus diimbangi dengan kegiatan peningkatan distribusi yang sebanding,
sebab konsumen membutuhkan hasil produksi yang tepat ........
A . waktunya
B . harganya
C . tempatnya
D . kualitasnya
E . kuantitasnya
Kunci : A
Penyelesaian :
Kegunaan waktu adalah sesuatu benda akan berguna apabila waktunya tepat.
4 . Tabel harga
Berdasarkan tabel di atas, harga keseimbangan berada pada grafik ........
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 1
A .
B .
C .
D .
E .
Kunci : C
Penyelesaian :
Syarat terbentuknya harga berimbangan adalah jumlah permintaan sama dengan
jumlah penawaran atau Ep = Qd = Qs.
Pada saat permintaan 600 unit, secara bersamaan penawaran disepakati 600 unit dengan
harga kesepakatan Rp 3.500.000
5 . Pada saat harga Rp 5.000,00 per unit jumlah barang yang ditawarkan 20 unit. Kemudian
harga turun menjadi Rp 4.500,00 per unit, jumlah barang yang ditawarkan menjadi 10 unit.
Berdasarkan data di atas, besarnya koefisien elastisitas penawaran adalah ........
A . 0,2
B . 0,5 .
C . 2,0
D . 5,0
E . 6,0 6.
Kunci : D
Penyelesaian :
Rumus untuk menghitung koefisien elasitas Penawaran adalah :
Perubahan Qd = 20 - 10 = 10
Perubahan P = 5.000 - 4.500 = 500
% Qd = x 100% = 50%
% P = x 100% = 10%
Koefisien elastis penawaran adalah :
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 2
6 .
Berdasarkan tabel di atas, penerimaan marginal pada Q 30 dan Q 40 adalah ........
A . 4000 dan 3000
B . 3000 dan 1000
C . 300 dan 100
D . 200 dan 100
E . 100 dan 100
Kunci : C
Penyelesaian :
Rumus : MR =
Q30 = = 300
Q40 = = 100
7 . Perhatikan grafik di bawah!
Posisi harga sebelum penetapan harga oleh pemerintah OP 2, jumlah yang dihasilkan OX1,
kemudian pemerintah menetapkan harga OP1, maka .........
A . Jumlah produksi menjadi OX2
B . Kurva permintaan = D
C . Kurva MR = C
D . Keuntungan P 1, P 2, A, dan E
E . Keuntungan P 1, P 3, B, dan E
Kunci : C
Penyelesaian :
Penetapan harga maksimum oleh pemerintah pada pasar monopoli akan mengakibatkan
perubahan laba monopolis berkurang (turun) dan akibat lain harga turun dan jumlah
permintaan akan semakin bertambah (mengakibatkan produksi bertambah dari OX1,
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 3
menjadi OX2).
8 . Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan harga pasar faktor produksi antara lain:
1. Jumlah produk yang dihasilkan 3. Pertumbuhan industri
2. Jumlah angkatan kerja 4. Letak tanah.
Faktor yang mempengaruhi pembentukan harga pada pasar faktor produksi tenaga kerja
adalah ........
A . 1 dan 2
B . 1 dan 3
C . 1 dan 4
D . 2 dan 3
E . 2 dan 4
Kunci : D
Penyelesaian :
Faktor yang mempengaruhi pembentukan harga pada pasar faktor produksi tenaga kerja
adalah:
- Jumlah angkatan kerja
- Pertumbuhan industri.
9 . Tabel fungsi pasar
Dari tabel tersebut, fungsi pasar uang adalah ........
A . Al dan B2
B . A2 dan B3
C . A3 dan C3
D . B1 dan C2
E . B3 dan C3
Kunci : B
Penyelesaian :
Pasar uang adalah pasar yang memperjualbelikan kredit jangka pendek (maksimal satu
tahun) seperti call money, wesel. Berkat adanya pasar uang dana-dana yang berlebih dari
suatu bank/perusahaan sebelum digunakan oleh pemiliknya (diproduktifkan), sehingga
tidak terjadi uang menganggur (idle money).
Kredit yang diperjualbelikan pada pasar uang adalah: klening, prolangasi dan oncall
10 . Apabila I = Jumlah barang yang dihasilkan, maka balas jasa (arus uang) yang diterima
pemilik faktor produksi adalah ........
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 4
A . J
B . K
C . L
D . M
E . N
Kunci : A
Penyelesaian :
Arus yang terjadi dari produsen ke distributor/konsumen adalah barang, Sedangkan balas
jasa atas faktor produksi yang diterima pemilik faktor produksi adalah uang.
11 . Di bawah ini data yang diperlukan dalam perhitungan pendapatan nasional.
Upah = Rp 12.000.000,00
Laba = Rp 9.000.000,00
Pengeluaran pemerintah = Rp 10.000.000,00
Pendapatan bunga = Rp 6.000.000,00
Pendapatan Sewa = Rp 8.000.000,00
Peng RumahTangga Swasta = Rp 36.000.000,00
Impor = Rp 5.000.000,00
Konsumsi = Rp 25.000.000,00
Ekspor = Rp 7.000.000,00
Berdasarkan data di atas besarnya pendapatan nasional berdasarkan metode pengeluaran
adalah. ........
A . Rp 35.000.000,00
B . Rp 69.000.000,00
C . Rp 73.000.000,00
D . Rp 104.000.000,00
E . Rp 108.000.000,00
Kunci : C
Penyelesaian :
Rumus :
Perhitungan Pendapatan Nasional dengan Metode Pengeluaran:
Y = C + I + G (X - M).
12 . Apabila pendapatan nasional suatu negara bertambah lebih besar daripada pertambahan
penduduk, hal ini menunjukkan ........
A . tingkat kesejahteraan penduduk menurun
B . pertambahan penduduknya lambat
C . pendapatan per kapitanya meningkat
D . Pendapatan per kapitanya menurun
E . terjadi keseimbangan pendapatan masyarakat
Kunci : C
Penyelesaian :
Pendapatan nasional suatu negara bertambah lebih besar daripada pertambahan penduduk
disebabkan pendapatan per kapita meningkat.
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 5
13 . Setiap bulan Ibu Santi menyediakan uang sebanyak Rp 1.000.000,00 untuk pengeluaran
belanja rumah tangganya.
Apa yang dilakukan Ibu Santi adalah termasuk motif ........
A . spekulasi
B . berjaga-jaga
C . transaksi
D . ekonomi
E . efisiensi
Kunci : C
Penyelesaian :
Ada 3 motif seseorang dalam memegang uang yang dikemukakan J.M. Keynes:
1. Motif transaksi (transaction motive) : untuk melakukan transaksi jual beli dalam
rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari.
2. Motif berjaga-jaga (precauntionary motive) : untuk menjaga kemungkinan yang
tidak terduga.
3. Motif berspekulasi (speculation motive) : untuk melakukan suatu tindakan
spekulasi (untung-untungan).
14 . Berikut kebijakan ekonomi pemerintah:
1. Menurunkan pajak
2. Menaikkan tingkat bunga
3. Menjual surat-surat berharga
4. Memperbesar pengeluaran pemerintah
5. Pemberian kredit secara selektif
Kebijakan pemerintah untuk mengatasi inflasi adalah ........
A . 1, 2, dan 3
B . 1, 4, dan 5
C . 2, 3, dan 4
D . 2, 3, dan 5
E . 3, 4, dan 5
Kunci : B
Penyelesaian :
Cara mengatasi inflasi:
1. Politik uang ketat terdiri dari:
a. Politik diskonto d. Melakukan kredit selektif
b. Politik pasar terbuka c. Menaikkan cash ratio
e. Melakukan politik severing
2. Politik fiskal :
3. Kebijakan di bidang produksi
4. Kebijakan di bidang perdagangan internasional
5. Kebijakan di bidang harga.
15 . Dalam melaksanakan pemungutan pajak harus diperhatikan efektifitas dan efisiensi,
artinya mempertimbangkan agar biaya pemungutan pajak tidak melebihi hasil pemungutan
pajak.
Hal ini merupakan prinsip ........
A . kesamaan
B . kepastian
C . ekonomi
D . kelayakan
E . kepastian hukum
Kunci : C
Penyelesaian :
Asas pemungutan pajak menurut Adam Smith:
1. Prinsip kesamaan: pemungutan pajak harus adil sesuai kemampuan si wajib pajak
2. Prinsip kepastian: pemungutan pajak harus jelas, tegas dan pasti
3. Prinsip kelayakan: pemungutan pajak jangan memberatkan si wajib pajak
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 6
4. Prinsip ekonomi: dalam pemungutan pajak harus mempertimbangkan agar biaya
pemungutan tidak melebihi hasil pemungutannya
16 . Budi memiliki sebidang tanah seluas 250 m2, di atasnya dibangun rumah seluas 90 m².
Taksiran harga jual tanah per m2 Rp 50.000,00, sedangkan taksiran jual bangunan per m2
Rp 100.000,00- Besarnya pajak bumi dan bangunan yang harus dibayar Budi, apabila
menggunakan peraturan:
- (0,5% x 20% NJOP) untuk bumi
- BTKP sebesar Rp 8.000.000,00,
maka besarnya PBB adalah ........
A . Rp 12.500,00
B . Rp 13.500,00
C . Rp 16.500,00
D . Rp 21.500,00
E . Rp 27.000,00
Kunci : B
Penyelesaian :
Nilai jual obyek pajak :
Tanah : 250 x Rp 50.000,00 = Rp 12.500.000,00
Bangunan : 90 x Rp 100.000,00 = Rp 9.000.000,00 +
Jumlah NJOP = Rp 21.500.000,00
Nilai jual tidak kena pajak = Rp 8.000.000,00 -
Nilai jual kena pajak = Rp 13.500.000,00
Besarnya pajak yang harus dibayar :
0,5% x 20% x Rp 13.500.000,00 = Rp 13.500,00
17 . Mengatasi inflasi dengan jalan menjual surat berharga seperti obligasi di pasar modal
disebut kebijakan ........
A . diskonto
B . pasar terbuka
C . cash ratio
D . kuota
E . tarif
Kunci : B
Penyelesaian :
Diskonto : menaikkan/menurunkan tingkat suku bunga
Pasar terbuka : penjualan surat berharga
Cash ratio : menaikkan/menurunkan cadangan kas
Kuota : pembatasan masuknya barang dari luar negeri ke dalam negeri.
Tarif : pengenaan pajak/biaya masuk terhadap barang impor
18 . Di bawah ini kebaikan dari sistem ekonomi yang berlaku di berbagai negara:
1. Setiap individu bebas memilih pekerjaan sesuai dengan bakat dan kemampuan
2. Tidak ada kelas-kelas masyarakat, semua sama haknya
3. Tidak akan terjadi konflik dan persaingan karena semua berjalan sesuai kebiasaan
4. Dengan kebebasan, mendorong setiap orang mencari kemajuan
5. Tiap anggota masyarakat tidak dibebani dengan target yang harus dicapai
Yang merupakan kebaikan sistem ekonomi pasar adalah ........
A . 1 dan 4
B . 1 dan 5
C . 2 dan 3
D . 2 dan 4
E . 3 dan 5
Kunci : A
Penyelesaian :
Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang terbuka dan bebas, sehingga
persaingan akan terjadi sesuai mekanisme pasar.
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 7
Kebaikan sistem ekonomi pasar :
1. Adanya kebebasan individu untuk berusaha dan memilih pekerjaan sesuai
dengan bidang usaha dan kemampuan yang dimiliki.
2. Setiap individu bebas untuk memilih dan menggunakan alat-alat produksi
3. Timbulnya persaingan menyebabkan dorongan untuk maju
4. Hasil produksi barang dan jasa berdasarkan kebutuhan masyarakat
5. Barang yang diproduksi merupakan barang berkualitas bagus
19 . Manajemen produksi meliputi tiga kegiatan, yaitu ........
A . perencanaan sistem produksi, pengendalian produksi, dan sistem informasi produksi
B . perencanaan produksi, organisasi produksi, dan evaluasi produksi
C . perencanaan bahan, pemrosesan, dan evaluasi hasil
D . perencanaan produksi, pengendalian tenaga kerja, dan pengendalian biaya
E . perencanaan standar produksi, perencanaan biaya, dan perencanaan lokasi pabrik
Kunci : A
Penyelesaian :
Pada dasarnya manajemen produksi terdiri dari :
1. Perencanaan produksi
2. Pengendalian produksi
3. Pengawasan produksi
20 . Gambaran hasil kerja satu orang per hari ditunjukkan dalam tabel berikut :
Berdasarkan data di atas, jika terjadi perdagangan internasionaL masing-masing negara
akan mendapat keuntungan relatif...
A . Indonesia 1,2 kg padi dan India 1,5 m kain
B . Indonesia 2,5 kg padi dan India 2,5 m kain
C . Indonesia 1,2 m kain dan India 0,75 kg padi
D . Indonesia 1,5 kg dan India 1,2 m kain
E . Indonesia dan India 1,2 m kain
Kunci : A
Penyelesaian :
a. Dari tabel dapat dilihat harga kain di Indonesia lebih murah, karena setara dengan
0,8 kg padi. Jadi Indonesia menjual kain tiap 1 meter kain mendapat 2 kg padi.
keuntungan relatif = 2 kg - 0,8 kg = 1,2 kg
b. India menjual padi ke Indonesia
2 kg padi mendapat = 2,5 m
kain keuntungan relatif = 2,5 - 1 = 1,5 m kain
21 . Pembayaran internasional yang dilakukan dengan cara mengkompensasikan antara
eksportir dan importir dalam suatu negara yang memiliki hak dan kewajiban sama
disebut ........
A . Full Boided Money
B . Bill of Change
C . Letter of Credit
D . Private Compensation
E . Cheque Transfer
Kunci : D
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 8
Penyelesaian :
- Full boided money : nilai uang (nilai nominal) sama dengan nilai intrinsiknya (bahan uang).
- Bill of change : surat perintah kepada bank untuk membayar sejumlah uang tertentu.
- Letter of Credit : pernyataan terbukti dari pihak bank atas permintaan nasabah untuk
menyediakan sejumlah uang bagi pihak ketiga.
- Private Compensation : pembayaran dilakukan dengan cara menukarkan utang/piutang
dengan importir/eksportir yang lain
- Cheque transfer : pembayaran (pengiriman uang secara tunai cash).
22 . Berikut komponen neraca pembayaran :
l. Hasil dari luar negeri
2. pinjaman dari luar negeri
3. impor barang dari luar negeri
4. gaji tenaga kerja di luar negeri
5. ekspor barang ke luar negeri
Yang termasuk unsur neraca perdagangan adalah ........
A . 1 dan 2
B . 1 dan 3
C . 2 dan 3
D . 2 dan 4
E . 3 dan 5
Kunci : E
Penyelesaian :
Neraca perdagangan adalah suatu catatan atau ikhtisar yang memuat atau mencatat semua
transaksi ekspor dan transaksi impor barang-barang. Ekspor barang-barang dicatat di
kolom kredit dan impor barang-barang dicatat di kolom debet.
23 . Diketahui :
Fungsi permintaan Qd = -2 p + 15
Fungsi penawaran Qs = -5 + 3p
Bila pemerintah mengenakan pajak (t) = Rp 5,00 per unit, titik keseimbangan pasar setelah
pajak adalah ........
A . (7,4)
B . (5,5)
C . (3,6)
D . (1,7)
E . (1,8)
Kunci : D
Penyelesaian :
Syarat Keseimbangan : Qd = Qs
Fungsi penawaran setelah pajak :
Qs = a + b(P-t), dengan syarat a <0
Qs= -5 + 3 (P-5)
Qs= -5 + 3P - 15
Qs= -20 + 3P
Fungsi permintaan setelah pajak sama sebelum adanya pajak : Qd=-2P+ 15
Keseimbangan setelah pajak = Qd = Qs
-2P + 15 = -20 + 3P
-2P - 3 P = -20 - 15
- 5P = -35 P = 7
Untuk keseimbangan, diambil salah satu fungsi persamaan :
Qd= -2P + 15
Qd=-2(7) + 15
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 9
Qd= -14 +15
Qd= 1
Jadi keseimbangan terjadi pada titik (1, 7)
24 . Fungsi harga P = 16 - 2 Q, maka fungsi TR adalah .........
A . 6Q - 2Q
B . 16Q - 2Q 2
C . 16 - 2Q
D . 16Q - 2Q
E . 6Q + 2Q 2
Kunci : B
Penyelesaian :
TR = P x Q
=(16-2Q) x Q
= 16Q - 2Q 2
25 . Tabel harga rata-rata 5 jenis buah-buahan dan jumlah dalam kilogram yang terjual.
Berdasarkan data di atas besar indeks harga menurut Laspeyers tahun 1999 adalah ........
A . 103,44%
B . 104,44%
C . 105,44%
D . 106,44%
E . 107,44%
Kunci : E
Penyelesaian :
Rumus menghitung indeks harga menurut Larpeyres adalah :
26 . Tabel Promosi dan Hasil Penjualan.
Koefisien korelasi antara biaya promosi dan penjualan dari data di atas adalah ........
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 10
A . 0,79
B . 0,87
C . 0,88
D . 0,89
E . 0,99
Kunci : E
Penyelesaian :
Rumus koefisien korelasi :
27 . Diketahui persamaan Regresi Y = 1,02 + 5,14 X
di mana Y = biaya variabel dan X = output, jika barang yang dihasilkan 100 unit, maka
besarnya biaya variabel per unit adalah ........
A . 515,02
B . 107,14
C . 102,51
D . 52,42
E . 6,16
Kunci : E
Penyelesaian :
Persamaan Regres : Y = 1,02 + 5,14 X ;
Biaya variabel per menit x = 1
Maka : y = 1,02 + 5,14(1)
= 6,16
28 . Harga rata-rata barang "X" di Yogyakarta sebagai berikut:
Trend linear awal tahun 2004 dengan metode setengah rata-rata adalah ........
A . 2.300,00
B . 2.500,00
C . 2.700,00
D . 2.900,00
E . 3.000,00
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 11
Kunci : E
Penyelesaian :
Persamaan garis Trend : y = a + bx atau
y = (y1 + y 2 + y 3) + (y 4 + y 5 + y 6 - y 1 - y 2 - y 3) x
Maka : a = (4.800) = 1.600
b = (6.600 - 4.800) = (1.800) = 200
Persamaan garis trend:
y = a + bx = 1.600 + 200 x
Nilai x pada tahun 2004 = 7
Jadi Trend linear tahun 2004 adalah :
y = 1.600 + 200 (7)
= 1.600 + 1.400
= 3.000
29 . Berikut penerapan analisis deret waktu dalam ekonomi, kecuali peramalan ........
A . produksi
B . penjualan
C . masuk PTN
D . pendapatan
E . harga barang
Kunci : C
Penyelesaian :
Yang termasuk analisis deret waktu dalam ekonomi :
1. Produksi
2. Penjualan
3. Pendapatan
4. Harga barang
5. Biaya promosi dan lain-lain
Jadi masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) tidak termasuk dalam analisis deret waktu.
30 . Pada tahun 2000 negara X mengalami peningkatan produksi barang dan jasa. Negara Y
pada tahun yang sama mengalami perbaikan kesejahteraan bagi masyarakat golongan
miskin.
Dari pernyataan di atas dapat dikatakan ........
A . negara X mengalami perubahan sedang negara Y mengalami pertumbuhan
B . negara X mengalami pertumbuhan sedang negara Y mengalami perubahan
C . baik negara X maupun negara Y mengalami pembangunan
D . baik negara X maupun negara Y mengalami pertumbuhan
E . baik negara X maupun negara Y tidak mengalami pertumbuhan maupun
pembangunan.
Kunci : B
Penyelesaian :
Negara X mengalami pertumbuhan ekonomi.
Negara Y mengalami pembangunan ekonomi.
Ciri negara yang mengalami pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi:
1. Kenaikan GNP dari tahun ke tahun dan memperhatikan persentase kenaikan
lebih besar/kecil dari persentase kenaikan jumlah penduduk.
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 12
2. Kenaikan hasil produksi.
3. Kenaikan GNP tidak disertai dengan perubahan struktur ekonomi/ perkembangan
IPTEK.
4. Kenaikan GNP tidak disertai peningkatan kesejahteraan dan pemerataan.
Pembangunan ekonomi:
1. Peningkatan kualitas hasil produksi.
2. Kenaikan persentase GNP lebih besar dari persentase kenaikan jumlah penduduk.
3. Peningkatan GNP disertai perubahan struktur ekonomi.
4. Kenaikan GNP disertai peningkatan kesejahteraan.
31 . Tabel modal badan usaha.
Yang merupakan modal koperasi adalah ........
A . A1, B1, dan C1
B . A1, B2, dan C2
C . A1, B2, dan C3
D . A2, B2, dan C3
E . A3, B3, dan C3
Kunci : C
Penyelesaian :
Modal koperasi terdiri dari model sendiri dan modal pinjaman.
Modal sendiri koperasi berdiri dari:
1. Simpanan pokok 3. Cadangan
2. Simpanan wajib 4. Hibah
32 . Pedoman untuk menyusun dan menyajikan laporan keuangan perusahaan di Indonesia
ditetapkan dalam ........
A . akuntansi
B . KURD
C . peraturan pemerintah
D . standar akuntansi keuangan
E . prinsip akuntansi Indonesia
Kunci : D
Penyelesaian :
Standar akuntansi keuangan adalah standar yang harus dipenuhi dalam menyusun dan
menyajikan laporan keuangan.
33 .
Pencatatan dalam jurnal untuk bukti di atas adalah ...
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 13
A . Perlengkapan salon Rp 70.000,00
Kas Rp 70.000,00
B . Beban perlengkapan Rp 70.000,00
Perlengkapan salon Rp 70.000,00
C . Perlengkapan salon Rp 70.000,00
Beban perlengkapan Rp 70.000,00
D . Beban perlengkapan Rp 70.000,00
Kas Rp 70.000,00
E . Kas Rp 70.000,00
Perlengkapan salon Rp 70.000,00
Kunci : B
Penyelesaian :
Terjadi transaksi pemakaian perlengkapan selama bulan Mei 2001 sejumlah Rp 70.000,00
akibatnya perlengkapan berkurang sedangkan beban perlengkapan bertambah
Jurnalnya adalah :
Beban perlengkapan Rp 70.000
Perlengkapan salon Rp 70.000
34 . Pada neraca saldo per 31 Desember 2000, akun sewa dibayar di muka menunjukkan
Rp 1.800.000,- untuk 1 tahun mulai tanggal 1 Oktober 2000.
Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal Penyesuaian sebagai berikut :
A . Sewa dibayar dimuka Rp 450.000
Beban sewa Rp 450.000
B . Beban sewa Rp 450.000
Sewa dibayar dimuka Rp 450.000
C . Beban sewa Rp 450.000
Utang sewa Rp 450.000
D . Sewa dibayar dimuka Rp 1.350.000
Kas Rp 1.350.000
E . Beban sewa Rp 1.350.000
Sewa dibayar dimuka Rp. 1.350.000
Kunci : B
Penyelesaian :
Apabila di neraca saldo dicatat sewa dibayar di muka, maka jurnal
penyesuaiannya dari debit selalu Beban Sewa dan di kredit Sewa dibayar di muka.
Dengan perhitungan kalau dibayar tiap tanggal 1 Oktober untuk satu tahun sebesar Rp
1.800.000,- maka harus dihitung berapa bulan yang sudah terpakai atau kadaluarsa yaitu
dari tanggal I Oktober sampai dengan 31 Desember adalah 3 bulan: 1.800.000 dibagi 12
dikali 3 jadi hasilnya Rp 450.000.
Jurnalnya adalah
Beban sewa Rp 450.000
Sewa dibayar dimuka Rp 450.000
35 . Diketahui s.d. tanggal 31 Desember 2001 gaji yang masih harus dibayar sebesar Rp
500.000,00, jurnal pembaliknya adalah ........
A . Kas Rp 500.000,00
Beban gaji Rp 500.000,00
B . Beban gaji Rp 500.000,00
Utang gaji Rp 500.000,00
C . Beban gaji Rp 500.000,00
Kas Rp 500.000,00
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 14
D . Utang gaji Rp 500.000,00
Beban gaji Rp 500.000,00
E . Utang gaji Rp 500.000,00
Kas Rp 500.000,00
Kunci : D
Penyelesaian :
Sewa dibayar di muka Rp 450.000,
Gaji masih harus dibayar berarti ada utang gaji.
Jurnal penyesuaiannya :
Beban gaji Rp 500.000,00
Utang Gaji Rp 500.000,00
Maka Jurnal Pembaliknya adalah:
Utang gaji Rp 500.000
Beban gaji Rp 500.000
36 . Pembelian peralatan toko secara kredit dicatat dalam ........
A . jurnal umum, debet peralatan toko, dan kredit piutang dagang
B . jurnal pembelian, debet pembelian, dan kredit utang dagang
C . jurnal pembelian, debet peralatan toko, dan kredit utang dagang
D . jurnal pembelian, debet peralatan toko, dan kredit kas
E . jurnal pengeluaran kas, debet peralatan, toko dan kredit kas
Kunci : C
Penyelesaian :
Apabila ada pembelian peralatan toko karena kas bukan barang dagangan dan secara
kredit maka dimasukkan ke dalam jurnal pembelian dan dicatat akun peralatan toko di
debet, dan untung dagang di sebelah kredit.
37 . Jurnal pengeluaran kas
Rekapitulasi jurnal pengeluaran kas yang dibuat adalah ........
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 15
A . A.
B . B.
C . C.
D . D.
E . E.
Kunci : B
Penyelesaian :
Direkap masing-masing jurnal akun baik yang di sebelah debet maupun yang sebelah
kredit.
38 . Rekapitulasi buku besar utama dan pembantu :
Kas Rp 5.000.000,00
Persediaan barang dagangan Rp 21.000.000,00
Modal Rp 25.000.000,00
Prive Rp 1.000.000,00
Penjualan Rp 122.250.000,00
Pembelian Rp 82.000.000,00
Firma Sejahtera Rp 15.000.000,00
Toko Melati Rp 28.000.000,00
Dari rekapitulasi di atas, neraca saldo yang dibuat ........
A . Debit : kas, persediaan barang dagangan, prive
Kredit : modal, penjualan, pembelian
B . Debit : kas, persediaan barang dagangan, pembelian
Kredit : modal, prive, penjualan
C . Debit : kas, persediaan barang dagangan, prive, penjualan
Kredit : modal, pembelian, Fa Sejahtera
D . Debit : kas, persediaan barang dagangan, prive, pembelian
Kredit : modal, penjualan
E . Debit : kas, persediaan barang dagangan, Toko Melati
Kredit : modal, prive, penjualan.
Kunci : D
Penyelesaian :
Harus diingat kembali yang termasuk saldo normal tiap-tiap akun.
39 . Pada tanggal 1 Januari 2000 PT. ABC mempunyai perlengkapan sebesar Rp
7.500.000,00 pada akhir tahun, setelah diperiksa ternyata jumlah persediaan perlengkapan
sebesar Rp 4.000.000,00
Jurnal penyesuaiannya adalah ........
A . Beban perlengkapan Rp 3.500.000,00
Perlengkapan Rp 3.500.000,00
B . Beban perlengkapan Rp 7.500.000,00
Perlengkapan Rp 7.500.000,00
C . Beban perlengkapan Rp 4.000.000,00
Perlengkapan Rp 4.000.000,00
D . Perlengkapan Rp 11.500.000,00
Beban Perlengkapan Rp 11.500.000,00
E . Perlengkapan Rp 3.500.000,00
Beban Perlengkapan Rp 3.500.000,00
Kunci : A
Penyelesaian :
Akun perlengkapan biasanya masuk ke dalam jurnal penyesuaian apabila bersisa, maka
jurnalnya adalah akun beban perlengkapan di debet dan akun perlengkapan dikredit
perhitungannya berapa yang sudah terpakai (yang menjadi beban) Rp 7.500.000 dikurangi
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 16
Rp 4.000.000 jadi Rp 3.500.000.
atau
Persediaan perlengkapan awal tahun Rp 7.500.000,00.
Pada akhir tahun, persediaan perlengkapan yang ada Rp 4.000.000,00
Artinya selama periode akuntansi terjadi pemakaian perlengkapan sebanyak Rp
3.500.000,00
Jurnal Penyesuaian :
Beban perlengkapan Rp 3.500.000,00
perlengkapan Rp 3.500.000,00
40 . Penyesuaian yang benar dalam kertas kerja sebagian di bawah ini, adalah ........
A . A.
B . B.
C . C.
D . D.
E . E.
Kunci : A
Penyelesaian :
Di dalam kertas kerja bahwa akun persediaan barang dagang kolom
neraca saldo sudah benar, kolom penyesuaian sudah benar kolom neraca saldo
disesuaikan juga sudah benar dan kolom neraca juga sudah benar.
41 . Perkiraan-perkiraan sebagai berikut
- Persd. barang dagangan awal Rp 900.000,00
- Pembelian Rp 3.400.000,00
- Transport pembelian Rp 600.000,00
- Retur pembelian Rp 200.000,00
- Potongan pembelian Rp 40.000,00
Keterangan: Pada tanggal 31 Desember persediaan barang sebesar Rp 1.100.000,00.
Besarnya HPP,(Harga Pokok Penjualan) ........
A . Rp 3.020.000,00
B . Rp 3.220.000,00
C . Rp 3.460.000,00
D . Rp 4.120.000,00
E . Rp 5.220.000,00
Kunci : B
Penyelesaian :
Perhitungan harga pokok penjualan adalah :
Persediaan awal ................................................................ Rp 900.000
Pembelian .................................................. Rp 3.400.000
Trapor pembelian ......................................... Rp 60.000 +
Jumlah ............................ Rp 3.460.000
Retur pembelian ........................ Rp 200.000
Pot pembelian ........................... Rp 40.000 +
Jumlah ..............................Rp 240.000 (-)
Pembelian bersih adalah ....................................................... Rp 3.220.000 (+)
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 17
Barang siap dijual ................................................................. Rp 4.120.000
Persediaan barang akhir ....................................................... Rp 1.100.000 (-)
Jadi HPP.............................................................................. Rp 3.020.000
42 . Pada tanggal 4 Desember 2000 diterima dari anggota Rp 125.000,00 terdiri dari simpanan
pokok Rp 50.000,00, simpanan wajib Rp 25.000,00, dan sisanya simpanan sukarela.
Dari kelima bentuk jurnal di bawah ini yang benar adalah ........
1. Simpanan pokok Rp 50.000,00 -
Simpanan wajib Rp 25.000,00 -
Simpanan sukarela Rp 50.000,00 -
Kas - Rp 125.000,00
2. Kas Rp 125.000,00 -
Simpanan pokok - Rp 50.000,00
Simpanan wajib - Rp 25.000,00
Simpanan sukarela - Rp 50.000,00
3. Kas Rp 125.000,00 -
Simpanan anggota - Rp 125.000,00
4. Simpanan anggota Rp 125.000,00 -
Kas - Rp 125.000,00
5. Simpanan pokok Rp 50.000,00 -
Kas - Rp 50.000,00
A . 1
B . 2
C . 3
D . 4
E . 5
Kunci : B
Penyelesaian :
Kas bertambah Rp 125.000
Simpanan pokok bertambah Rp 50.000
Simpanan wajib bertambah Rp 25.000
Simpanan sukarela bertambah Rp 50.000
43 . Simpanan pokok Rp 1.350.000,00
Simpanan wajib Rp 19.500,000,00
Simpanan sukarela Rp 3.125.000,00
Dana karyawan Rp 300.000,00
Dana cadangan Rp 2.250.000,00
Besarnya modal koperasi ........
A . Rp 21.750.000,00
B . Rp 23.100.000,00 .
C . Rp 23.675.000,00
D . Rp 23.975.000,00
E . Rp 26.525.000,00
Kunci : B
44 . Simpanan pokok Rp 1.350.000,00
Simpanan wajib Rp 19.500,000,00
Simpanan sukarela Rp 3.125.000,00
Dana karyawan Rp 300.000,00
Dana cadangan Rp 2.250.000,00
Besarnya modal koperasi ........
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 18
A . Rp 21.750.000,00
B . Rp 23.100.000,00
C . Rp 23.675.000,00
D . Rp 23.975.000,00
E . Rp 26.525.000,00
Kunci : B
Penyelesaian :
Modal koperasi = Simpanan Pokok + Simpanan Wajib + Dana Cadangan
= Rp 1.350.000,00 + Rp 19.500.000,00 + Rp 2.250.000,00
= Rp 23.100.000,00
45 . Sebuah koperasi "Mukti" mempunyai akun yang terdiri dari :
- Simpanan pokok Rp 10.000.000,00,
- Simpanan wajib Rp 40.000.000,00
- Dan simpanan sukarela Rp 15.000.000,00
Pada akhir tahun koperasi memperoleh SHU Rp 30.000.000,00 di mana 50%-nya berasal
dari anggota. Berdasarkan AD/ART SHU dibagi antara lain untuk jasa modal 25% dan
jasa anggota 25%.
Jika Tn. Achmad memiliki simpanan Rp 1.000.000,00, sedangkan ia berbelanja selama 1
tahun Rp 600.000,00 dan total penjualan koperasi sebesar Rp 25.000.000,00.
Bagian SHU Tn. Achmad adalah ........
A . Rp 147.692,00
B . Rp 158.000,00
C . Rp 160.000,00
D . Rp 165.000,00
E . Rp 330.000,00
Kunci : A
Penyelesaian :
Jasa modal : 25% x Rp 15.000.000 = Rp 3.750.000
Jasa anggota : 25% x Rp 15.000.000 = Rp 3.750.000
SHU yang diterima :
1000.000
Jasa modal = 65000.000 x Rp 3.750.000 = Rp 57.692
600.000
Jasa anggota = 25.000.000 x Rp 3.750.000 = Rp 90.000
Jumlah SHU = Rp 90.000 + Rp 57.692 = Rp 147.692
46 . Tanggal 1 Februari 2001 "PT SENTOSA" menjual barang dagangannya kepada "PT
SEJAHTERA" dengan ditandatangani wesel yang berbunga 24% per tahun. Tanggal jatuh
tempo ditetapkan pada tanggal 1 Agustus 2001. Jika nilai wesel pada tanggal jatuh tempo
adalah Rp 8.960.000,00, maka besarnya nominal wesel adalah ........
A . Rp 9.920.000,00
B . Rp 9.600.000,00
C . Rp 8.000.000,00
D . Rp 7.040.000,00
E . Rp 6.000.000,00
Kunci : C
Penyelesaian :
Perhitungan jumlah hari dari tanggal 1 Februari sampai dengan tanggal 1 Agustus adalah :
Februari 28-1 ..................... 27 hari
Mart 31 ..................... 31
April ..................... 30
Mei ..................... 31
Juni ..................... 30
Juli ..................... 31
Jumlah .................... 180 hari
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 19
Nilai Nominal + Bunga = Nilai Tunai Wesel
NN + (NN x 24 % x 180/360) = 8.960.000
NN + (NN x 24/100 x 180/360) = 8.960.000
NN + 3/25 NN = 8.960.000
28/25 NN = 8.960.000
28 NN = 224.000.000
224.000.000
NN = 28 = Rp 8.000.000
47 . Pinjaman sebesar Rp 15.000.000,00 dengan bunga 6% setahun, jika anuitasnya
Rp 2.660.945,97, maka angsuran ke-3 adalah ........
A . Rp 3.363.406,80
B . Rp 2.342.054,14
C . Rp 1.978.005,25
D . Rp 1.978.598,89
E . Rp 1.866.602,73
Kunci : D
Penyelesaian :
a n=a 1(1+i) n-1
a n= (A-iM1)(1+i) n-1
a n={2.660.945,97-(0,06 x 15.000.000)}(1+0,06) 3-1
= (2.660,945,97 - 900.000)(1,06)²
= 1.760.946,97 x 1,1236
= 1.978.598,8919
48 . Tanggal 1 Mei 2000, PT. Antik membeli mesin seharga Rp 12.000.000,00.
Umur ekonomisnya diperkirakan 5 tahun dengan nilai sisa Rp 1.500.000,00.
Bila mesin disusutkan dengan metode garis lurus, maka penyusutan pada tahun 2000
adalah ........
A . Rp 2.700.000,00
B . Rp 2.400.000,00
C . Rp 2.100.000,00
D . Rp 1.800.000,00
E . Rp 1.400.000,00
Kunci : E
Penyelesaian :
Penyusutan tahun 2000 dihitung dari bulan Mei :
= 8/12 x 2.100.000 = 1.400.000
49 . Bapak Edi pada tanggal 5 Mei 2001 membeli sebuah peralatan kantor seharga Rp
25.000.000,00, taksiran umur ekonomis 8 tahun, dan nilai residu Rp 2.000.000,00.
Besarnya nilai penyusutan tahun 2003 dengan metode jumlah angka tahun adalah ........
A . Rp 1.703.703,70
B . Rp 2.981.481,48
C . Rp 3.407.407,40
D . Rp 3.500.000,00
E . Rp 4.046.296,30
Kunci : E
Penyelesaian :
hal 175 no 49
50 . Harga beli sebuah truk Rp 225.000.000,00 selama umur ekonomis diperkirakan mampu
beroperasi 8.000.000 Km dengan nilai residu Rp 25.000.000,00. Besarnya penyusutan
tahun pertama jika dioperasikan 300.000 Km adalah ........
A . Rp 9.375.000,00
B . Rp 8.437.000,00
C . Rp 7.500.000,00
D . Rp 6.500.000,00
E . Rp 5.375.000,00
Ebtanas/Ekonomi/Tahun 2003 20
Kunci : C
Penyelesaian :
Besarnya penyusutan tahun pertama jika dioperasikan 300.000 Km :
Rp 225.000.000 - Rp 25.000.000 : Rp 8.000.000 km = Rp 25
Jadi, 25 x 300000 km = Rp 7.500.000